5 STARTING TERMAHAL NBA 2018/2019

5 STARTING TERMAHAL NBA 2018/2019

Seperti biasa, klub-klub NBA selalu sibuk jika mereka telah menyelesaikan satu musim kompetisi; entah itu dengan memilih pemain ruki (rookie) di NBA Draft maupun merekrut pemain anyar lewat bursa transfer di musim panas.

Apa pun akan mereka lakukan untuk bisa menambah daya gedor timnya. Beberapa bahkan berusaha menahan pemainnya supaya tidak pergi meninggalkan tim. Di musim panas 2018, semua klub melakukan hal tersebut. Beberapa bahkan merekrut dan atau mempertahankan pemainnya dengan durasi dan nilai kontrak yang tinggi.

Saya pun tergiur mengumpulkan transaksi-transaksi NBA di musim panas itu dan membuat susunan lima utama (starting five) termahal di NBA (per 13 Agustus 2018). Saya menyusunnya berdasarkan kombinasi per posisi, durasi, dan nilai kontrak sehingga menjadi sebuah skuat utama yang sesuai kriteria.

Chris Paul, garda senior NBA, baru melalui satu musim bersama Houston Rockets setelah kepindahannya dari Los Angeles Clippers pada 2017-2018. Selama satu musim kemarin, ia menjadi sosok penting Rockets di samping kehadiran James Harden sebagai pemain terbaik mereka. Paul mencetak rata-rata 18,6 poin, 7,9 asis, dan 5,4 rebound per pertandingan di musim reguler. Sayangnya, ia hanya bisa tampil di 58 pertandingan karena masalah cedera.

Dengan catatan di atas, Paul (atas bantuan Harden, tentunya) berhasil membawa Rockets melaju ke playoff. Mereka bahkan bisa sampai ke final wilayah melawan juara bertahan Golden State Warriors. Sayangnya, tim asuhan Steve Kerr tersebut tidak juga mudah diruntuhkan. Apalagi saat itu Paul sempat tidak bisa tampil karena cedera. Rockets yang mengadang mereka pun akhirnya tumbang di final wilayah.

Kendati mengalami cedera, manajemen Rockets melihat masa depan mereka bersama Paul. Mereka merasa masih membutuhkan garda senior itu untuk berduet dengan Harden. Oleh karena itu, Rockets pun memperpanjang kerja sama mereka dengan Paul selama empat tahun senilai AS$160 juta. Jika dibagi, maka garda berinisial CP3 itu akan mendapat AS$40 juta per tahunnya. Harga itu merupakan nilai termahal dari transaksi pemain berposisi garda utama di musim panas ini.