Isyarat Wasit Dalam Permainan Bola Basket

Isyarat Wasit Dalam Permainan Bola Basket – Wasit merupakan seseorang yang memimpin jalannya permainana dalam pertandingan, tugasnya tak lain memerhatikan dan memberikan peringatan kepada pemain jika bertindak kasar ataupun curang. Dalam permainan bolabasket, di pimpin oleh dua (2) orang wasit. Yang pertama adalah wasit lapangan atau di sebut sebagai Refree dan kedua adalah wasit yang bertugas sebagai pencatat score atau disebut sebagai Umpire.

Baca juga: Posisi Pemain Bola Basket Dan Tugasnya

Sebagaimana kompetisi-kompetisi resmi di sebagian besar cabang olahraga, dalam memimpin jalannya permainan, wasit menggunakan berbagai isyarat, atau sinyal dari gerakan tangan. Sinyal dari tangan tersebut harus dikuasai dan dipahami oleh setiap wasit bola basket karena sinyal-sinyal atau kode tersebut wajib digunakan dalam setiap pertandingan bola basket. Di bawah ini beberapa isyarat yang dilakukan oleh wasit bola basket:

1. Isyarat yang Berhubungan dengan Waktu Pertandingan (Clock)

> Stop Clock for violation or stop play or Do not start clock, yaitu menghentikan jalannya pertandingan ketika terjadi pelanggaran. Dilakukan dengan meniup peluit sambil mengangkat tangan kanan dengan telapak terbuka.
> Stop Clock For Foul, yaitu menghentikan jalannya pertandingan karena terjadi kesalahan. Dilakukan dengan cara meniup peluit sambil mengangkat tangan kanan dengan telapak terkepal dan tangan kiri lurus ke arah muka menunjuk ke arah terjadinya pelanggaran.
> Time In, yaitu memulai kembali jalannya pertandingan dengan cara melambaikan tangan kanan yang berada lurus di atas kepala
> Twenty Four Second Reset, yaitu memundurkan waktu pertandingan dua puluh empat detik. Dilakukan dengan cara memutar telapak tangan kanan di atas kepala, posisi jari telunjuk mengacung ke atas dari atas ke bawah, telapak tangan dalam keadaan terbuka dengan jemari merapat.

Isyarat Wasit Dalam Permainan Bola Basket

2. Isyarat yang Menentukan Scoring

> One Point (skor bernilai satu angka) dilakukan dengan menggerakkan pergelangan tangan seperti kibasan bendera dengan jari telunjuk tangan kanan mengarah ke atas dan jari lain terkepal.
> Two Point (skor bernilai dua angka) dilakukan dengan menggerakkan pergelangan tangan seperti gerakan mengibas dengan jari telunjuk dan jari tengah telapak kanan mengarah ke atas dan jari lain terkepal.
> Three Points Attempt (menunjukkan usaha pemain untuk mencetak skor bernilai tiga angka dari luar garis pertahanan) dilakukan dengan mengacungkan jari tengah, jari telunjuk dan ibu jari tangan kanan sementara jari manis dan kelingking tetap terkepal.
> Three Points Succesful Shot (skor bernilai tiga) dilakukan dengan mengacungkan jari tengah, jari telunjuk dan ibu jari dari kedua belah tangan.
> Cancel Score or Cancel Play (membatalkan skor atau menghentikan pertandingan) dilakukan dengan memperagakan gerakan menggunting menggunakan kedua lengan yang digerakkan di depan dada.

Isyarat yang Menentukan Scoring

3. Berhubungan dengan Masalah Administratif

> Substitusions, yaitu memberikan izin pergantian pemain yang diusulkan tim basket dengan cara meniup peluit dan menyilangkan lengan di depan dada.
> Beckoning-In, yaitu mempersilahkan pemain pengganti memasuki lapangan dengan cara melambaikan tangan kanan posisi telapak terbuka jemari rapat ke arah depan dada.
> Charged Time Out, yaitu menghentikan sementara pertandingan untuk Time Out. Dilakukan dengan cara meniup peluit dan tangan membentuk isyarat huruf T yaitu telapak tangan kanan diangkat membentuk payung di atas kepala dan telunjuk tangan kiri ditempelkan di tengah telapak kanan.
> Communication between officials and table officials, yaitu meminta waktu untuk berkomunikasi dengan petugas di meja ofisial dilakukan dengan cara mengacungkan ibu jari tangan kanan ke arah meja ofisial.

4. Administrasi Free Throw

Jika terjadi di dalam daerah terlarang, wasit menunjukkan satu, dua atau tiga jari ke depan untuk memberikan hukuman free throw satu, dua atau tiga.

Jika terjadi di luar daerah terlarang, wasit mengangkat ibu jari ke atas untuk satu free throw, mengangkat kedua tangan untuk isyarat two free throw dan menunjukkan tiga jari di samping kepala untuk three free throw.

5. Berhubungan dengan Pelanggaran (Violations)

> Travelling, yaitu pelanggaran melangkah lebih dari dua langkah saat melakukan lay up. Wasit mengisyaratkan gerakan rotasi lengan di depan dada (kedua telapak menggengam dan diputar seperti gerakan menggiling).
> Double Driving (illegal drible), yaitu pelanggaran kembali mendrible bola setelah menghentikan drible sesaat. Wasit memberi isyarat dengan menggerakkan kedua tangan seolah melakukan drible.
> Illegal Drible (carrying the ball), yaitu pelanggaran membawa lari bola tanpa drible. Wasit mengisyaratkan mengayunkan lengan kanan kea rah depan setengah putaran.
> Three Seconds, pelanggaran berada di daerah pertahanan lawan/tembakan bebas tanpa bola selama tiga detik. Wasit menunjukkan ibu jari, telunjuk dan jari ke tengah ke bagian depan badan.
> Five seconds yaitu pelanggaran ketika seorang pemain menguasai bola lebih dari lima detik. Wasit menunjukkan lima jemari terentang di samping kepala.
> Eight seconds, yaitu pelanggaran ketika sebuah tim memainkan bola di daerah sendiri lebih dari delapan detik. Wasit mengangkat delapan jari dari dua tangan di samping kepala.

Isyarat yang Menentukan Scoring

6. Pelaporan Fouls (kesalahan) ke Meja Ofisial

Langkah pertama yang diisyaratkan wasit adalah menunjukkan nomor pemain yang melakukan kesalahan dengan isyarat jari. Jika nomor pemain di atas sepuluh maka satu telapak tangan yang digenggam menunjukkan angka sepuluh sehingga telapak lain menunjukkan nomor satuan.

Langkah berikutnya adalah menunjukkan jenis kesalahan yang dilakukan pemain:

> Illegal use of hands (penggunaan secara illegal), wasit mengarahkan pergelangan satu tangan menyentuh telapak tangan lain yang terbuka.
> Blocking, kesalahan ketika melakukan blocking, wasit mengisyaratkan dengan meletakkan kedua tangan di pinggang (bertolak pinggang).
> Excessive swinging of elbow, yaitu kesalahan pemain dengan sengaja mengangkat siku untuk mencegah lawan menguasai bola. Wasit mengisyaratkan siku terangkat dan diayunkan.

Langkah ketiga adalah menunjukkan jumlah lemparan bebas (free throw) sebagai sanksi pada tim yang pemainnya melakukan pelanggaran yaitu:

> One Free Throw – wasit mengangkat ibu jari
> Two Free Throw – wasit mengangkat jari telunjuk dan jari tengah
> Three Free Throw – wasit mengangkat ibu jari, jari tengah dan jari telunjuk

Jika wasit mengubah arah permainan karena pelanggaran tim maka wasit mengisyaratkan:

> Mengepalkan tangan kanan ke arah tim basket yang melakukan kesalahan dalam mengontrol bola.
> Menunjuk ke garis lapangan jika kesalahan dianggap tidak mengakibatkan hukuman tiga angka.