MANTAN MANAJER SPURS MENINGGAL DUNIA

MANTAN MANAJER SPURS MENINGGAL DUNIA

San Antonio Spurs berduka. Bob Bass, eks manajer umum klub asal Texas itu, mengembuskan nafas terakhir di rumahnya pada Jumat malam, 17 Agustus 2018 waktu setempat. Sang manajer meninggal dalam usia 89 tahun karena strok.

Menurut laporan Tom Osborne, My San Antonio, sebelum meninggal Bass sempat dibawa ke rumah sakit pada 6 Agustus lalu. Ia kembali ke rumah sakit dua minggu kemudian setelah menerima perawatan. Namun, ternyata ia harus mengembus nafas terakhir karena strok keduanya itu.

Semasa hidupnya, Bass pernah menghabiskan waktu bersama Spurs selama total 20 musim. Ia menjabat beberapa posisi, seperti: manajer umum, wakil ketua pelaksana klub, asisten ketua klub, kepala pelatih bahkan asisten pelatih. Namun apa pun jabatannya, Bass hampir selalu membuat Spurs menjadi klub elit di NBA. Karena selama itu pula, dalam asuhannya, Spurs berhasil melaju ke playoff 17 kali termasuk tiga final wilayah.

Sebagai manajer, Bass termasuk ke dalam jajaran eksekutif hebat. Ia mendapat gelar Executive of the Year dua kali ketika menjabat manajer umum Spurs (1990) dan Charlotte Hornets (1997). Ia juga mengambil bagian penting ketika Spurs merekrut legenda NBA David Robinson.

“Saya tidak mengenal orang yang mampu menjadi fondasi dan menjaga stabilitas pada sebuah klub selain Bob,” ujar B.J. McCombs, miliuner yang membentuk Spurs bersama investor lainnya pada 1973.

Sebagai pelatih, Bass juga cukup hebat. Ia mengubah forwarda George Gervin yang kala itu masih berusia 23 tahun menjadi garda tembak. Ia memindahkannya ke posisi tersebut lantaran sang pemain tampak akan kesulitan melawan forwarda lainnya jika tetap bermain di posisi aslinya. Upaya itu pun membuahkan hasil karena Gervin menjelma pemain hebat dengan memenangkan gelar top skor selama empat musim.

Setelah melalui semuanya, Bass lalu pensiun pada 2004 dari karir profesionalnya sebagai manajer maupun pelatih di usia 73. Secara total, ia telah aktif di dunia profesional selama 36 tahun. Cerita masa hidupnya selama itu pun akan menjadi pelajaran penting bagi para eksekutif maupun pelatih di NBA meski kini ia telah tiada. Selamat jalan, Bob Bass!