MANTAN PEMAIN WNBA DI ANGKAT SIXERS SEBAGAI PENCARI BAKAT

MANTAN PEMAIN WNBA DI ANGKAT SIXERS SEBAGAI PENCARI BAKAT

“Saya rasa saat anda memiliki sebuah tujuan dalam hidup anda, gender bukan lagi hal yang penting. Pekerjaan ini seharusnya tentang bagaimana anda mampu melakukannya dengan bagus, anda berpengalaman, dan anda tahu apa yang anda bicarakan dan lakukan.”

Kalimat tersebut dikutip ESPN dari mulut Lindsey Harding, mantan pemain WNBA yang resmi diangkat menjadi salah satu pencari bakat waktu penuh (full time) untuk Philadelphia 76ers pada 17 Agustus 2018. Persemian ini membuat Harding menjadi perempuan ketiga yang masuk ke NBA sebagai ofisial tim secara full time. Sebelumnya, ada Becky Hammond dan Natalie Nakase yang sama-sama bertugas sebagai asisten pelatih. Hammond untuk San Antonio Spurs sementara Nakase untuk Los Angeles Clippers.

Harding yang kini berusia 34 tahun resmi pensiun dari WNBA seusai musim 2017 lalu. Ia tercatatg pernah membela enam tim WNBA sejak terpilih di urutan pertama WNBA Draft 2007. Setelah pensiun, Harding masuk dalam program operasional basket NBA. Di tengah musim lalu, Harding mulai berbicara dengan beberapa tim di NBA mengenai kemungkinan bergabung entah di tim kepelatihan hingga jajaran eksekutif.

“Saya tahu sejak awal saya ingin tetap bekerja di dalam sebuah tim basket. Saat anda pensiun, ada beberapa hal yang benar-benar anda rindukan. Menjadi bagian dari tim, berjuang bersama, bertarung dengan tim lawan, hingga berusaha meraih juara,” terang Harding kepada ESPN. Ini mungkin sudah menjadi mimpi saya sejak saya berusia 13 tahun.”

Berita bergabungnya Harding ke Sixers sebenarnya sudah berhembus sejak awal bulan Agustus lalu. Namun, kesepakatan baru terjadi 17 Agustus 2018. Pekerjaan berat sudah menanti Harding untuk segera mencari pemain-pemain untuk melengkapi skuat Sixers yang bermaterikan pemain-pemain berusia muda. Meski belum bertugas bersama, Kepala Pelatih Sixers, Brett Brown, mengungkapkan sudah kagum dengan apa yang dilakukan Harding selama ini.

“Harding dengan cepat berkembang menjadi seorang yang cerdas dalam menjalankan operasional basket. Saya tidak sabar menanti hasil kerjanya yang akan banyak membantu pertumbuhan tim ini ke arah yang lebih baik di masa mendatang.”