WARRIORS BERSAMA CURRY TAK GENTAR HADAPI LAKERS

WARRIORS BERSAMA CURRY TAK GENTAR HADAPI LAKERS

Los Angeles Lakers boleh saja membangun ulang skuat besar-besaran dengan merekrut megabintang LeBron James pada musim panas 2018 ini. Namun, juara bertahan Golden State Warriors tidak juga gentar menghadapi mereka di musim mendatang. Beberapa waktu lalu, Kepala Pelatih Steve Kerr bahkan mengaku tidak mau mengambil pusing dengan kepindahan James. Ia merasa hanya perlu mengurusi timnya karena mereka juga punya masalahnya sendiri.

Senada dengan Kerr, Stephen Curry juga tidak terancam dengan keberadaan James dan Lakers. Curry mengatakan kepada Associated Press, ia malah tertarik bersaing dengan wajah baru Lakers di Wilayah Barat. Ia percaya kedatangan Sang Raja di sana membuat peta persaingan menjadi menarik.

“Ketika saya pertama kali bermain di liga, Oracle (Arena) akan riuh setiap kali Lakers datang,” kata Curry. “Mungkin akan ada penggemar Lakers yang akan mencoba merayap masuk, tetapi saya berharap Bay Area dan Dub Nation tetap mengendalikan kompetisi itu. Karena kami ada di atas sekarang.”

Bukan tanpa alasan, Curry merasa tertarik melawan Lakers daripada terancam karena timnya juga mendapatkan tambahan amunisi yang meyakinkan. Pada musim panas ini, Warriors merekrut senter All-Star 2018: DeMarcus Cousins. Itu belum dihitung dengan empat All-Star lainnya: Kevin Durant, Klay Thompson, Draymond Green, termasuk Stephen Curry. Jika Cousins bisa bermain sebagai senter utama, maka Warriors musim depan akan memiliki lima utama berkelas All-Star.

Sementara itu, Draymond Green, forwarda Warriors, juga yakin Lakers bukanlah masalah besar di hadapan skuat yang mereka miliki. Ia mengatakan, timnya tidak perlu mencemaskan orang lain. Tim lainlah yang justru mencemaskan Warriors.

“Tim lain justru mencemaskan kami. Kami tidak mencemaskan siapa pun. Kami sang juara. Mengapa kami harus mencemaskan orang lain? Mereka harus mencemaskan kami. Mereka pikir kami mengacaukan liga. Saya menyukainya!” kata Green kepada Marc J. Spears, The Undefeated.

Kepercayaan diri Green tentu bukan sekadar hisapan jempol. Bagaimanapun, Warriors selama empat musim terakhir telah menjadi juara tiga kali. Mereka bahkan menjuarai NBA dua musim beruntun dan tengah mengincar three-peat (tiga juara berturut-turut). Maka, seperti kata para juara, Lakers dengan wajah barunya bukanlah satu hal yang mesti mereka pikirkan dalam-dalam.