JAHLIL OKAFOR TURUT BERI PERHATIAN UNTUK KESEHATAN MENTAL

JAHLIL OKAFOR TURUT BERI PERHATIAN UNTUK KESEHATAN MENTAL

Jahlil Okafor, senter anyar New Orleans Pelicans, tengah menyiapkan dirinya untuk kembali musim depan. Dalam unggahan terbarunya di Instagram, ia menunjukkan hasil latihan fisik yang menempa tubuhnya menjadi atletits di musim panas 2018 ini. Namun dalam penjelasannya, ternyata ia tidak hanya mengatasi masalah fisik tetapi juga hal lain yang tak kasat mata.

Okafor mengatakan, di balik foto dirinya di Instagram itu, ia tengah mengatasi sesuatu hal yang tidak terlihat, yaitu masalah kesehatan mental.

Belakangan ini, para pemain NBA memang semakin sering mengungkapkan keresahan mereka tentang masalah tersebut. Kevin Love (Cleveland Cavaliers) dan DeMar DeRozan (San Antonio Spurs) menjadi dua dalang yang membuatnya begitu. NBA sebagai organisasi yang menaunginya juga telah mengambil bagian dalam memberi perhatian pada masalah itu.

Sedikit demi sedikit, orang-orang lantas mengikuti jejak mereka untuk berani berbicara tentang keresahannya, termasuk Okafor.

Dalam keterangan foto tadi, Okafor menulis tentang apa yang terjadi padanya. Apalagi sejak masuk ke NBA pada 2015, ia memang mengalami naik-turun karir akibat cedera. Akibatnya, setelah kalah saing dengan pemain sekelas Joel Embiid, ia pun “dibuang” ke Brooklyn Nets sampai berlabuh ke Pelicans di jeda musim ini. Itu belum lagi dihitung dengan masalah di luar karirnya sebagai pebasket muda. Namun begitu, di balik masalahnya, ia tetap berusaha mengatasinya.

“Saya telah belajar cara mengidentifikasi dan mengelola berbagai tekanan seperti kecemasan,” kata Okafor seperti ditulisnya di Instagram. “Mempelajari cara mengidentifikasi stres tertentu juga memungkinkan saya untuk mengatasinya.”

Pada unggahan yang sama, Okafor juga menekankan dirinya akan terus berjuang untuk meningkatkan perhatian pada masalah kesehatan mental. Selama ini, mungkin, orang salah menilainya hanya karena ia pemain NBA. Padahal sebagai manusia biasa, ia juga mengalami tekanan-tekanan yang sama seperti lainnya. Oleh karena itu, ia juga mengingatkan kepada semua orang agar mau bicara tentang masalah ini terutama jika mengalami hal yang sama.